

Buat logo menjadi transparan
JPG tidak bisa transparan: format ini tidak punya alpha channel, jadi logo JPG selalu membawa kotak putihnya. Hapus background-nya lalu simpan sebagai PNG atau WebP, yang mempertahankan transparansi. Jika ada file vektor (SVG, PDF, AI, EPS), gunakan file itu untuk web dan cetak, karena tetap tajam di ukuran berapa pun. Lalu periksa hasil potongan di atas background gelap sebelum dipakai.
Developer: satu panggilan APIatau seret file, tempel gambar Ctrl/⌘+V atau
Diproses di server kami. Pratinjau langsung dihapus setelahnya.
Tidak punya gambar?
Coba salah satu ini:
Logo: sekilas
| Format yang mempertahankan transparansi | PNG dan WebP (lossy atau lossless). JPG tidak punya alpha channel. |
|---|---|
| Terbaik untuk logo dan ikon web | SVG jika Anda punya; bisa diperbesar ke ukuran apa pun tanpa buram |
| Favicon untuk Google Search | Persegi (1:1), minimal 8 x 8 px; Google menyarankan lebih besar dari 48 x 48 px |
| Ikon aplikasi web | Minimal satu ikon 192 x 192 px dan satu ikon 512 x 512 px (Chromium) |
| Logo LinkedIn Page | Disarankan 400 x 400 px, minimal 268 x 268 px, PNG atau JPEG, maksimal 3 MB |
| Logo toko Etsy | Disarankan 500 x 500 px |
Logo: langkah demi langkah
- Mulai dari versi terbesar yang bisa Anda temukanLogo di tanda tangan email sering lebarnya di bawah 200 px. Cari file asli di folder brand, press kit, PDF atau file gambar di situs itu sendiri. Hasil potongan tidak bisa menambah detail yang tidak ada, jadi sumber 2000 px memberi tepi bersih dan sumber 150 px memberi tepi lembek dan bergerigi.
- Hapus background dan periksa lubangnyaHapus background, lalu perbesar huruf dengan bentuk tertutup seperti O, A, B, e dan g, serta celah antara ikon dan wordmark. Area dalam itu juga harus transparan, agar warna slide atau header terlihat di baliknya. Ganti pratinjau ke background gelap untuk menemukan sisa putih.
- Ekspor sesuai tempat pemakaiannyaUnduh PNG transparan untuk slide, dokumen dan mockup merchandise, atau WebP untuk website, karena ukurannya lebih kecil. Buat versi persegi untuk favicon dan profil media sosial, dengan ruang di sekitar logo agar crop lingkaran tidak memotongnya.
Logo: tips dan kesalahan umum
- Halo putih di background gelapPiksel tepi pada logo yang disimpan di atas putih tercampur dengan warna putih, jadi setelah dipotong muncul sebagai garis pucat di atas biru tua atau hitam. Atasi dengan memotong dari sumber yang lebih besar, atau buat versi terang logo (putih atau warna terbalik) untuk background gelap. Banyak brand menyediakan keduanya.
- Gunakan SVG jika Anda punyaUntuk logo header di website, MDN menyarankan SVG jika ada versi vektornya, dan format lossless untuk logo raster karena tepi buram di sekitar garis tajam sangat terlihat. PNG transparan adalah cadangan jika Anda hanya punya foto atau JPG.
- Favicon butuh simbolnya, bukan wordmarkFavicon tampil sangat kecil di tab browser dan hasil pencarian. Crop ke simbol atau huruf pertama, buat persegi (Google mewajibkan 1:1), dan beri bentuk solid atau kontras tinggi agar terbaca di tab terang maupun gelap.
- Slide dan dokumenSlide widescreen PowerPoint berukuran 13,333 x 7,5 inci (16:9). Sisipkan logo sebagai PNG, bukan JPG, agar warna slide terlihat di baliknya dan tidak muncul kotak putih di template berwarna.
- Merchandise dan cetakPercetakan hanya bisa mencetak logo raster setajam pikselnya. Kirim file vektor jika ada; gunakan PNG transparan untuk mockup, listing toko dan proof cepat.
- Logo berteks di media sosialFacebook mencatat bahwa foto profil dan foto sampul yang memuat logo atau teks bisa terlihat lebih baik sebagai PNG. Kompresi lossy JPG membuat tepi tajam buram dan berbayang, paling terlihat pada teks.
Logo: pertanyaan
Bisakah logo JPG dibuat transparan?
Tidak sebagai JPG. JPG tidak punya alpha channel, jadi area transparan apa pun akan diisi warna saat disimpan. Hapus background-nya dan simpan sebagai PNG atau WebP.
Mengapa logo transparan saya punya garis putih di background gelap?
Piksel tepinya tercampur dengan background putih aslinya. Potong ulang dari file sumber yang lebih besar, atau gunakan versi terang logo yang dibuat untuk background gelap.
Sebaiknya pakai SVG atau PNG untuk logo website?
SVG jika Anda punya file vektornya: bisa diperbesar di layar apa pun tanpa buram dan biasanya berukuran kecil. Gunakan PNG atau WebP transparan jika Anda hanya punya gambar raster.
Berapa ukuran favicon?
Google mewajibkan favicon persegi minimal 8 x 8 px dan menyarankan lebih besar dari 48 x 48 px. Untuk aplikasi web yang bisa diinstal, tambahkan ikon 192 x 192 px dan 512 x 512 px.
Berapa ukuran logo untuk LinkedIn Company Page?
LinkedIn menyarankan 400 x 400 px, dengan minimal 268 x 268 px, sebagai PNG atau JPEG di bawah 3 MB.
Apakah menghapus background akan mengubah warna brand saya?
Tidak. Hanya piksel background yang menjadi transparan; warna logo tetap dipertahankan. Jika warnanya terlihat aneh, pastikan hasil ekspor tidak diratakan menjadi JPG di atas warna lain.
Coba dengan gambar Anda sendiri
Akun baru mendapat 50 kredit gratis. Satu kredit per gambar, tanpa langganan, dan kredit tidak pernah kedaluwarsa.
Hapus backgroundSumber
- MDN: Image file type and format guide
- Google Search Central: Define a favicon to show in search results
- web.dev: Add a web app manifest
- LinkedIn Help: Image specifications for your LinkedIn Pages and Career Pages
- Etsy Help: Requirements and best practices for images in your Etsy shop
- Microsoft Support: Change the size of your PowerPoint slides
- Facebook Help: Facebook Page profile picture and cover photo dimensions
Diperbarui 23 Oktober 2026